
Uang misprint bagi orang awam tidak begitu berarti. Namun bagi para Numismatis Uang misprint memiliki keunikan tersendiri dan memberikan tambahan wawasan, baik mengenai proses pencetakannya maupun sejarah mendapatkannya.
Setelah membaca beberapa artikel dari rekan-rekan Numismatis saya menjadi yakin koleksi uang saya (lihat foto) merupakan Uang Misprint. Di bulan Juni 2005 saya mendapatkan uang misprint tersebut saat membantu bendahara menghitungkan uang gaji rekan – rekan sekantor. Uang itu diperoleh dari salah satu Bank Pemerintah di Kalimantan Timur.
Awalnya saya mencari Uang dengan No. seri Cantik. Namun tanpa diduga saya menemukan Uang dengan Pecahan Rp. 50 rb tersebut tanpa No. Seri yang tercetak. Saya coba teliti dengan langkah 3D : hasil cetak yang kasar dan menonjol dengan warna yang mencolok, adanya benang pengaman, tanda air yang terlihat gambar WR Soepratman dan jenis kertas agak kaku dan tebal bahan kertasnya menunjukkan ciri-ciri keasliannya. Saya menjadi yakin uang tersebut asli, dicetak dan dikeluarkan oleh Bank Indonesia.
Keesokan hari nya saya bawa uang tersebut ke Bank. Pihak Bank (teller) memindai nya dengan sinar Ultra Violet. Berdasarkan penjelasan dari Pihak Bank dan saya saksikan sendiri Uang tersebut tidak memendarkan cahaya dari gambar berupa angka 50.000 seperti layaknya uang normal, namun hanya memendarkan cahaya dari Benang Pengamannya saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar